Powered By

Free XML Skins for Blogger

Powered by Blogger


Forpeka, For Parkour cause My Way is Parkour. Against Competition . 4PK For Parkour cause My Art is Parkour
;
Showing posts with label Parkour. Show all posts
Showing posts with label Parkour. Show all posts

Saturday, May 30, 2009

Menurut Saya

Pertama kali berlatih parkour, Apa yang harus dipersiapkan ?

Secara pribadi sebelum berlatih bersama anak-anak PK di depok saya melatih fisik saya dulu selama 32 hari (total yang saya hitung). Latihan mulai dari melatih kegiatan otot lengan, pundak, dan paha. Melatih kekuatan tulang kaki dan pergelangannya, melatih tangan dan pergelangan tangan. Semua latihan itu saya lakukan di rumah dan saya lakukan rutin karena memang berniat benar-benar menjadikan Parkour sebagai "agama kedua" dalam hidup. Bingung cara berlatih? Saya mencari info variasi-variasi pembentukan fisik di youtube, dengan keyword "pushup, parkour training, learn parkour, Conditional parkour training dan lainnya saya mengacak acak youtube sampai bertemu banyak variasi gerakan push up. Jadi saran pribadi saya latihlah dulu fisik sebelum memulai jumpalitan.

Sepatu menurut saya adalah hal yang perlu diperhatikan ketika ingin berPK, sepatu untuk lari atau jogging yang paling pas. Tentunya adalah sepatu yang ringan, menyangga engkel/engsel kaki, nyaman untuk mendarat saat loncat, dan mempunyai permukaan yang tidak licin. Penggunaan sepatu futsal untuk berlatih nampaknya perlu dipikirkan lagi. Ketika saya berlatih dengan sepatu futsal yang mempunyai alas yang tidak terlalu tebal (khususnya untuk penyangga tumit) membuat tulang kering bagian dalam saya ngeri dan ngilu sampai sekarang. Jadi, saran saya jangan menggunakan sepatu futsal ketika pertama kali berlatih parkour karena tidak nyaman saat melakukan landing.

Untuk celana dan baju saya menggunakan celana training (panjang/pendek tidak masalah) dan baju kaus yang menyerap keringat. Untuk kenyamanan latihan saya sarankan memakai pakaian training.

Jangan lupa makan 2 jam sebelum latihan dan bawa perbekalan air putih sebanyak yang anda perlukan (Saya membutuhkan 2 botol aqua 1 liter selama 4 jam berlatih :).

Oke selamat berlatih.


Lanjutkan

Parkour menurut saya 1

Saya mengenal parkour

Mengenal Parkour lewat video-video di youtube, itulah untuk pertama kalinya saya tahu tentang "olahraga" ini. Aksi-Aksi Flip, Vault, Roll, Dash, dan sebagainya yang ditampilkan para traceur amat membuat saya kagum, terinspirasi, dan ingin seperti mereka juga. Ada perbedaan saat melihat gerakan-gerakan dalam PK ketimbang melihat aksi-aksi para skaters, climber, atau para pemacu BMX, Keindahan parkour bukan hanya dilihat dari alur setiap gerakan-gerakan berseni yang mereka tunjukkan, tapi juga saya kagum dengan kekuatan fisik mereka khususnya kaki dan tangan. Aksi-Aksi yang mereka jelas bukanlah hasil dari kerja instan, melainkan hasil dari melatih diri dengan disiplin,teratur, dan "keras" untuk "sedikit" melewati batas kemampuan diri mereka. Aksi indah, menawan dan extreme yang mereka tunjukkan seperti wallflip, palmflip, salto dan lainnya ternyata bukanlah apa yang disebut dengan "parkour" melainkan itu adalah gerakan-gerakan kreatif dari FreeRun/Freerunning yang kalau dilihat memang penuh dengan gaya akrobatik.

Setelah berlarut-larut menyaksikan berbagai aksi menawan di youtube akhirnya saya memustuskan untuk tahu lebih dalam apa itu parkour, 1 informasi dari sekian banyak yang didapat yaitu parkour menentang kompetisi. Tidak seperti olahraga lainnya yang menjalankan kompetisi secara terorganisir dan tentunya di komersialisasi oleh berbagai pihak yang mengambil keuntungan, Parkour menolak tegas segala bentuk KOMPETISI dikarenakan banyaknya Hal-hal negatif jika parkour dijadikan ajang persaingan atau adu kelihaian, Filosofi parkour yang rendah hati dan ditujukan untuk membantu diri sendiri dan orang lain dalam menjalani rintangan-rintangan hidup jelas akan terkikis dengan cepat jika terjadi kompetisi terorganisir dalam bentuk apapun. Kompetisi hanya akan membuat masing-masing pribadi berlatih secara "keras" dan ingin mendapatkan hasil sempurna yang instan. Mereka mungkin berharap akan menjadi seperti seorang David Belle, Sebastien Foucan, atau chase armitage dalam waktu beberapa bulan, Padahal seorang yang ingin mendalami parkour dan tidak ingin mendapatkan cedera fisik yang parah haruslah berlatih parkour secara bertahap,disiplin dan rutin tanpa melangkah jauh dari batas kemampuan fisik dan mentalnya. Fisik dalam parkour memang diperlukan karena Parkour membutuhkan keseimbangan, kekuatan, dan ketepatan yang tinggi dalam setiap gerakannya. "Power is Nothing without control", Kekuatan tak berarti tanpa kontrol adalah salah satu point yang wajib dicamkan dalam benak para traceur pemula, Aksi para praktisi Parkour di Film Yamakasi, London Jump, atau B13 Distrik adalah hasil dari latihan selama bertahun, bertahap, dan bersabar. Tidak ada hasil yang diraih secara instan, apa yang ditanam, itulah yang dituai (parkourindonesia.web.id).


Lanjutkan